ChatBox

Pages

Kamis, 16 Juni 2016

O.T - Ghost Overtime (2014)


Sooo... Hello guys!  Jadi buat alian yang udah nonton 3 a.m pasti inget kan film terakhir dari tiga cerita yang disajikan oleh 3 a.m itu? Yup! Ketika ada kantor yang memperkerjakan beberapa pegawai. Saat mereka lembur, bos mereka yang (kayaknya sih) ngga ada kerjaan, dengan senang hati ngisengin mereka. Hingga akhirnya sesuatu yang tidak mereka bayangkan terjadi. Terus, apa hubungannya ama O.T - Ghost Overtime ini ya? Emang nyambung? Nah sebelum bahas lebih lanjut mengenai film ini, kita liat dulu yuk sedikit informasi mengenai O.T - Ghost Overtime itu sendiri.

| Judul: O.T - Ghost Overtime; O.T phi Overtime; O.T The Movie 
| Sutradara: Isara Nadee
| Penulis: - 
| Rumah Produksi: Five Star Production Co. Ltd
| Tanggal Rilis: 23 Oktober 2014 (Thailand)
| Durasi: 96 menit.

Nah jadi gimana sih apa hubungannya ini sama film 3 a,m tadi? Jadi sebenernya film ini adalah lanjutan dari film 3 a.m untuk cerita yang terakhir, cerita yang pegawai di kantor/ agensi itu. Nah untuk film Overtime ini sendiri, pemerannya kurang lebih sama, dengan beberapa pemeran tambahan baru. Alurnya masih sama, alur maju. Dan tetep masih sama juga ngeselinnya, karena penonton selalu dibuat penasaran samapi bingung mana sih yang sebenarnya dan mana yang cuma ulah keisengan mereka.

Inti cerita ini ya sebenernya cuma itu, pegawai di suatu kantor yang saling ngisengin satu sama lain. Herannya, ngisenginnya itu bener-bener total. Buat gue pribadi sih, agak ngga masuk akal aja gitu ngerjain sampe segitunya. Dengan penuh totalitas bok, sampe lo gatau mana yang bener mana yang cuma keisengan.

Uniknya adalah ada satu orang yang well, dia itu cupu. Tapi dia itu mesum dan dia ini kadang sok berani gitu. Sedihnya lagi, dalam setiap 'keisengan' yang direncanakan satu sama lain, dia ini yang paling ngga ngerti apa-apa dan ngga pernah diajak untuk kerjasama. Jadi dia ini kesel dan bener-bener ngga ngerti bahwa semua itu cuma bercandaan.

Keganjalan yang ada sih menurut gue ya...sepintas kalo gue liat sih, masa semua orang tuh kaget dengan semua keisengan yang ada. Bingung? Maksudnya tuh misalkan nih, ada sekelompok orang, dibagi ke tiga grup. Nah harusnya kan, pas grup A ngerjain grup B dan C, anggota grup A ngga perlu kaget-kaget banget dong? Kagetnya harusnya cuma dibuat-buat aja? tapi beberapa yang gue liat ada yang bener-bener kaget gitu. Ini sih cuma sepintas doang sih, mungkin bener mungkin salah. Soalnya gue udah kaget duluan liat mana ngerjain mana. Nah buat kalian yang mau nonton, boleh banget nanti kasih tau gue apa analisa gue bener atau salah :)


Sumber Gambar: disini.
Sumber Info Film: disini.

The Conjuring 2 (2016)



Nah gimana nih temen-temen? Udah pada nonton filmnya belom? Atau justru pengen baca reviewnya dulu baru nonton? Nah disini saya akan negabahas dikit mengenai The Conjuring 2 ini beserta bagaimana pandangan saya sendiri setelah  nonton film ini. Sebelum kita baca review dan mengulas sedikit film ini, ini ada informasi untuk film The Conjuring 2 sendiri:

| Judul: The Conjuring 2
| Sutradara: James Wan
| Penulis: James Wan; Chad Hayes; Carey Hayes
| Distributor: Warner Bros Pictures
| Tanggal Rilis: & Juni 2016 (TCL Chinese Theater); 10 Juni 2016 (US)
| Durasi: 134 menit

Nah sekilas tentang The Conjuring 2, masih berkisah mengenai pasangan yaitu Mr Ed & Mrs Lorraine Warren yang mencoba untuk mengusir hantu dari sebuah keluarga. Awalnya mereka tidak mau melakukannya, karena mereka (terutama sang istri) sudah cukup lelah dengan semua yag ia lakukan. Penderitaan yang ia lihat dan secara tidak langsung ia rasakan juga. Namun, dengan permintaan dari seorang pastur mengenai suatu kejadian 'unik' di daerah Enfield Council House maka mereka berdua diminta untuk mengawasi rumah tersebut dan melaporkannya kepada piihak gereja.

Sebelum pengawasan dilakukan, mereka sudah mengalami beberapa kejadian yang 'tidak mengenakan' atas kondisi mereka sendiri saat ini. Nah, dalam pengawasan mereka, masih tidak terasa kaitan yang ada antara apa yang mereka alami dengan apa yang 'keluarga' itu alami. Mereka bahkan merasa ditipu, karena apa yang terjadi seolah-olah hanya buatan dari keluarga itu sendiri utnuk kepentingan sendiri. Singkat cerita, mereka kemudian sadar bahwa ada sesuatu yang lebih 'menakutkan' sedang menunggu mereka untuk menemukannya. Kemudian dimulailah titik menegangkan hingga klimaks film ini berlalu dengan baik.

Jadi kesimpulannya, gimana sih film ini? menyeramkan? Menakutkan? Bagus? Nah menurut saya film ini sendiri cukup bagus dengan alur yang sedikit berantakan dimana kita harus menerka-nerka apa kaitannya satu dengan yang lain. Kemudian, apakah menyeramkan? Menurut saya tidak. Dibandingkan dengan The Conjuring, The Conjuring lebih memberikan mimpi menyeramkan untuk saya. Kalo saya kasih perbandinngan nilai sih, The Conjuring: The Conjuring 2 untuk nilai 'keseraman' saya kasih 4:8.

Kemudian, mengapa saya bisa bilang film ini tidak emenyeramkan yang pertama adalah karena, beberapa hal dalam film ini cukup 'unik'. Ada nilai romantisnya, ada nilai kekeluargaannya, bahkan ada komedinya, Ya, walaupun hanya satu adegan yang 'sedikit lucu'. Namun secra keseluruhan. film ini layak untuk ditonton.

The Silence of The Lamb (1991)



Penasaran sama film ini karena udah lama banget sering muncul di game-game logo gitu kan, IconPop kalo ga salah deh nama gamenya. Nah, sebelum kita bahas lebih lanjut mengenai film ini, ada baiknya kita kulik sedikit informasi mengenai film The Silence of The Lamb ini. Langsung aja guys~

| Judul: The Silence of The Lamb
| Sutradara: Jonathan Demme
| Penulis: Thomas Harris
| Distributor: Orion Pictures
| Tanggal Rilis: 30 Januari 1991 (NY City); 14 Februari 1991 (US)
| Durasi: 118 menit

Film ini menceritakan tentang seorang mahasiswa yang entah masih kuliah dan sudah semester akhir (ataupun sudah lulus) bernama Clarice Starling. Dia ditugaskan untuk menjalani magang dan mendapat tugas pertama yang cukup 'berat'. Ia diharuskan untuk mewawancarai Hannibal Lecter, seorang kanibal yang berada di penjara dengan penjagaan khusus. Entah bagaimana, ia sebagai wanita muda berhasil melakukan 'pendekatan' dengan Hannibal itu sendiri.

Pada saat yang sama, terjadi suatu kasus pembunuhan yang serupa, pembunuh yang biasa dipanggil Buffalo Bill. Ia dianggap sebagai psikopat yang tidak memiliki pola. Poladisini tuh maksudnya.....pembunuhannya dia tuh bener-bener random. Mulai dari pemilihan korbannya, ceweknya yang kayak gimana. Tapi menurut gue pribadi, serandom-randomnya, dia masih punya pola. Mengkuliti kobran perempuan. Even itu hal sederhana, menurut gue tetep pola sih :| Nah, wanita cantik ini mencoba untuk mengetahui bagaimana pandangan Hannibal mengenai psikopat tersebut. Alih-alih langsung memberikan jawaban, Hannibal justru mengumpulkan informasi pribadi dari wanita tersebut. Seperti bagaimana masa lalu dari Clarice Starling, hal-hal yang paling ia takuti dan seputar masa kecilnya.

Dan, pemberi informasi untuk pembunuh itu adalah...Hannibal Lecter. Sayangnya, dalam kondisi yang mendesak tersebut Hannibal terlanjur diamankan sebelum dapat menyebutkan nama pelaku itu sendiri. Akhir yang menegangkan menceritakan bagaimana pihak yang sama terbagai menjadi dua kelompok terpisah dengan clue yang sama. Sebenernya sih mereka satu pihak mempunyai informasi yang sama, tapi karena satu dan lain hal Starling ngga ikut dalam pencarian si Buffalo Bill itu sendiri. 

Film yang cukup menegangkan, namun saya sendiri cukup bosan mengikuti alur yang sedemikian rupa. Dari alur cerita sebenarnya film ini menarik, dan pemeran Hannibal Lecter sendiri digambarkan dengan baik, sebagaimana yang diceritakan (sebagai orang yang cerdas, berdarah dingin, tidak memiliki rasa takut dalam melakukan kanibalisme). Kata-kata yang cukup vulgarpun menggambarkan betapa ia tidak peduli dengan siapa ia berbicara.

Film ini tidak menunjukan terlalu banyak adegan pembunuhan ataupun kekerasan secara ekspilit. Lebih mengarah ke thriller. Mungkin untuk Anda yang memang mencari horror, gore atau adegan-adegan dengan banyak kontak fisik, film ini tidak terlalu cocok. Dan film ini sangat cocok untuk Anda yang membutuhkan ketegangan dengan sedikit adegan menyeramkan.

Senin, 23 Mei 2016

Dirty Grandpa (2016)


Gimana gimana? Pada penasaran gak sama film yang diperankan dua tampan beda generasi ini? Robert De Niro dan Zac Efron disatukan di American Comedy yang....ya komedi banget sih. Nah sebelum kita bahas lebih lanjut mengenai dua ganteng ini, mending kita liat sedikit informasi mengenai film ini lebih dulu. Yuk!

| Judul: Dirty Grandpa
| Sutradara: Bill Block, Michael Simkin, Jason Barrett, Barry Josephson
    | Penulis: John M. Phillips
    | Distributor: Lions Gate
    | Tanggal Rilis: 22 Januari 2016
    | Durasi: 102 menit/ 109 menit (unrated).

    Film ini menceritakan tentang Grandpa yang baru ditinggal pergi untuk selamanya oleh sang istri, kemudian istrinya berpesan ke dia bahwa "kamu harus bahagia". Dan menurut Grandpa-nya sendiri, untuk bahagia, dia butuh 'tidur' bareng wanita. Menurut pengakuan si Grandpa ini, dia udah berrrrrtahun-tahun ga bobo sama cewe.

    Nah dalam pemenuhan hal tersebut, ia meminta si cucunya (yang diperankan oleh Zac Efron) buat nemenin dia 'mencapai' tujjuan dia which is si cucu tersayangnya ini ga ngerti tujuan si kakek adalah bobo sama cewe. Sedangkan dia sendiri, sudah harus mempersiapkan pernikahannya yang akan dilakukan dalam waktu dekat.

    Perjalanan mereka makin seru ketika mereka ketemu dua orang wanita dan satu pria yang akan bersenang-senang menghabiskan liburan di pantai. Konflik mulai berdatangan, dan serunya adalah, justru si kakek lah yang tetap melindungi si cucu menghadapi permasalahan yang bermunculan, dan si cucu ini sampai kaget, ternyata ada fakta-fakta yang ga disampaikan si kakek ke dia dan ayahnya.

    Jadiii, apakah si kakek akan berhasil mencapai 'tujuan'nya? Gimana akhirnya si cucu dengan pernikahannya? Terus siapa sih dua cewe dan satu pria tadi? SIap-siap dibuat terkesima dengan kakek ganteng dan gaul ini deh!


    Sumber gambar: Dirty Grandpa