ChatBox

Pages

Tampilkan postingan dengan label Action. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Action. Tampilkan semua postingan

Kamis, 10 Desember 2015

Let's be Cops (2014)




Sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit. Kayaknya salah satu peribahasa yang tepat buat bahas film ini. Kenapa? Karena ya awalannya sederhana, kaya kebahagiaan untuk kita (apasih?!). Nah gimana sih sebenernya film ini? Kenapa review film ini? Soalnya ini salah satu film yang menurut gue top juga, dan bisa bikin ketawa. Langsung aja kali ya?

| Judul: Let's be Cops
| Sutradara: Luke Greenfield
| Penulis: Luke Greenfield & Nicholas Thomas

| Distributor: 20th Century
| Tanggal rilis: 13 Agustus 2014
| Durasi: 104 menit


Film komedi yang diperankan oleh Jake Johnson (Tyan O'Malley) dan Damon Wayans, Jr. (Justin Miller) cukup membuat kita tertawa terbahak-bahak (di beberapa adegannya). Awalnya bercanda, sedikit kebohongan, hingga akhirnya kebohongan besar diciptakan.
Dari untuk menggoda wanita, menikmati jalanan, hingga mafia, detektif, dan narkoba. Kebodohan dan kekonyolan yang diciptakan para tokoh membuat kita merasa sangat terhibur.
Mungkin beberapa adegannya terlalu vulgar untuk ditonton tanpa bimbingan orangtua, seperti ciuman, makeout, dan bahkan testikel (ya, testikel) ada di film ini!
Cukup menarik untuk dijadikan tontonan dengan yang tersayang (nb: kalo ngga jomblo, bye).


Sumber poster: Let's be Cops



Senin, 03 November 2014

Divergent (2014)



Nah, walaupun Rain telat banget bawain review tentang film yang satu ini, tapi gapapa lah ya. Daripada engga gitu. Nah, Rain bakalan bahas dulu nih sedikit info mengenai film ini.

|Judul: Divergent
|Sutradara: Neil Burger
|Tanggal Rilis: 21 Maret 2014
|Durasi: 139 menit

Based on same novel, by Veronica Roth.

Film yang menyajikan tentang fiksi ini cukup masuk akal.
Membatasi dunia 'dalam' dengan dunia 'luar' yang entah apa, mereka membagi divisi dunia dalam menjadi 5, yaitu:

  1. Abnegation Divisi orang-orang yang suka menolong orang lain, tidak memikirkan diri sendiri, suka membantu yang lemah, bahkan orang yang tidak masuk ke dalam divisi manapun.

  2. Amity
    Divisi yang dianggap paling bahagia. Dengan bekerja sebagai petani, dan berkebun, mereka diibaratkan hidup tanpa beban, tanpa memikirkan apapun, hidup yang selalu berbahagia.

  3. Candor 
    Divisi yang bekerja dibidang pemerintahan, berkaitan dengan politik, dan hukum. Mereka selalu berbicara jujur walaupun menyakitan. Maka dari itu, mereka dipercaya memegang hukum.

  4. Dauntless
    Divisi penjaga keamanan bangsa (ea). Berisi orang kuat dan pemberani. Pemberani diutamakan. Bertuhgas untuk menjaga antar divisi supaya tisak bertengkar (bertengkar banget nih?). Dan menjaga keamanan dunia dalam. Paling keras dalam pembinaan fisik, lebih mengutamakan kerja fisik. Mungkin kalo realisainya kayak satpam --eh polisi sih lebih tepatnya.

  5. Erudite
    Divisi yang berisi orang-orang pintar. Sangking pintarnya, mereka ini mikirnya jauh banget entah kemana....

Pada awalnya mereka hidup damai, hingga keluarga api menyerang.................................
Ngga deng, ini bukan Aang kok.

Nah didalam dunia dalam itu (halah celana dalam)(maap garing). Ada sebuah keluarga bahagia, punya anak ganteng dan mbak cantik. Orangtua mereka berada di Abnegation. Nah, buat mereka, ketika anak mereka ngga mengambil divisi yang sama, dicurigakan mereka (orangtua dari si anak) ngga bisa menanamkan nilai-nilai yang baik ke anak-anak mereka, atau bahkan mereka menekan anak-anak mereka, sehingga saat mereka menjadi dewasa dan harus memilih, mereka memilih untuk berpisah dengan orangtuanya.

Terus gimana sama keluarga ini? Mereka keluarga kecil yang bahagia (ini beneran). Tapi ya itu, anak-anak mereka merasa mereka cocok dengan divisi yang lain, bukan divisi yang sesuai dengan orangtua mereka.

Bla-bla-bla sampai akhirnya keliatan lah, anak perempuan mereka 'nggak biasa' atau bisa dibilang sebagai divergent, orang yang memiliki niat-niat dan bibit-bibit pemberontak. Tentu aja orang-orang seperti mereka ngga diharapkan buat hidup di dunia dalam, yang memiliki keteraturan tingkat tinggi.

Dibalik itu, ternyata orang-orang Erudite yang entah terlalu pinter atau emang punya niat bburuk untuk membodohi yang lain, mereka bilang kalo semua yang lain itu mempunyai bibit-bibit pemberontak untuk menguasai dunia dalam.

Yang agak hmmmmmm dari film ini yaitu:
  1. Erudite takut Abnegation menguasai dunia, bukan sama Candor.
    Kenapa bisa sih? Pengen banget ngebunuh orangtuanya pemeran utama? (maaf sekip banget sama nama pemeran utamanya).Oh iya, Tris! Trisnowati. LOL. Garing bhay. Nama pemeran utamanya Tris. Padahal kalo dipikir secara logika, ngapain mereka mikirin urusan sama orang-orang baik hati ya? Bukannya mereka harusnya berebut sama orang-orang yang ngomongin politik? (well, tell me if I'm wrong, please. And I will view the movie (again)).

  2. Erudite pinter, memilih Dauntless.
  3. Ini sih menurut aku aja ya, kenapa Erudite memilih Dauntless buat nolong mereka buat menguasai dunia? Karena:
  • Kalo  mereka mau menguasai dunia, bantuan siapa yang paling kuat? yang ngutamain fisik? Ya Dauntless.
  • Siapa yang bertugas mengamankan keadaan dunia dalam? Dauntless. Kalo yang disuruh  ngamanin mereka yang kontrol, siapa yang mau ngelawan?
Pinter ya yang bikin novel? Udah sadar belom tentang yang kedua? Hayo jujur....apa aku yang bikin kalian menyadarinya? #EA. Tak lupa mereka memberikan sedikit romansa (ceelah) romantis untuk pemuda pemudi, insan di dunia yang sedang jatuh cinta. 
Pokoknya film ini recommended  sih dari aku. 
Kalau masalah nilai, hemmm, mungkin kukasih 7,8 kali ya? hihi.
Selamat menonton! 
Oiya, biasanya kan kalian kepo nih pengen ikut kuis, kalo kalian masuk divisi apa?
Bisa nih klik disini:


Tambahan nih, entah ini website offiial atau bukan, boleh buka:


Selamat mencoba, ciao!



Sumber foto: Divergent

Edge of Tomorrow - Live. Die. Repeat. (2014)


Halo halo semuanya! Giman nih gimana? Udah mantengin yah pengen dikasih review? Ahahaha geer banget sih Rain :( sedih. Nahhh guyssss, mungkin agak ketinggalan sih baru bahas film ini. Awalnya juga ga niat nonton, eh ada dan waktu lagi kosong. Langsung aja deh yuk~

|Judul: Edge of Tomorrow
|Sutradara: Doug Liman
|Tanggal Rilis: 6 Juni 2014 - United States
|Durasi: 113 menit

Based on: All You Need is Kill - Hiroshi Sakurazaka

Film yang dibintangi oleh Tom Cruise ini nampaknya cukup menarik untuk ditonton. Dengan tagline yang membat penonton penasaran, film ini ternyata cukup mengecewakan.
Fil yang terkesan low-budget ini (karena adegannya diulang-ulang) menyajikan film aksi yang cukup membosankan pada menit-menit pertama. Padahal kalo urusan budget, jelas.......film ini menghabiskan biaya yang........besar nggak sih? $ 178 Million. He-he-he.

Adegan yang sama diputar hingga berkali-kali, dimana aktor tampat ini dikisahkan pada awalnya dia diutus untuk berperang dalam line pertama di barak prajurit tanpa memiliki background mengenai perang sama sekali (diceritakan awalnya dia adalah orang yang bekerja di bagian iklan hingga menjadi seorang jenderal).

Cerita berubah menjadi cukup menarik dan cukup lucu --adegan Tom Cruise berusaha untuk menemui wanita yang menjadi lawan mainnya, Emily Blunt dengan cara menghindari bos prajurit, namun sayang sekali, dia gagal.

Di menit-menit pertengahan, cukup menyenangkan, karena kita tidak perlu melihat adegan yang sama --dimana Tom Cruise kembali ke awal barak-- namun langsung dilanjukan dengan adegan penting, saat dia mempelajari bagaimana untuk bertarung melawan alien, dan bagaimana perjuangannya meyakinkan lawan mainnya.

Hingga akhir, nampaknya pengulangan masih sering dilakukan, namun langsung kepada poin dimana dia melakukan kesalahan, bukan dimana dia di kembalikan ke barak pada awal cerita (karena nampaknya cek point pertamanya adalah di tempat itu.

Film yang lumayan bagus untuk ditonton dan diamati, atau bahkan dicermati. #EA
Namun sayang sekali, perjuangan tanpa henti tampaknya juga cukup membosankan untuk ditonton, dikarenakan ending yang terkesan bertele-tele.
Untuk pemberian nilai, mungkin saya agak ragu akan memberikan nilai dari kisaran 6,8 hingga 7,0.
Untung saja pemeran utama yang ganteeeeng banget ini lumayan membantu untuk mengurangi rasa bosan (lho?). Jadi, siap berulang? :)


Sumber: Cover Edge of Tomorrow

Sabtu, 11 Oktober 2014

The Purge: Anarchy (2014)


Saya salah satu dari (mungkin) sekian banyak orang yang menantikannya jauh-jauh hari (ceillah). Waktu itu sempet denger temen bilang, katanya ada film yang ceritanya pemerintahan disana ngijinin pembunuhan selama seharian. Eh ternyata yang dimaksud ya film ini......

|Judul: The Purge: Anarchy
|Sutradara: James de Monaco
|Tanggal Release: 18 Juli 2014
|Durasi  103 menit

Berjuang untuk hidup dalam 12 jam. 12 jam, dimana mereka dibebaskan untuk saling membunuh dengan kedok 'pembersihan'. Bertemunya sekumpulan orang dengan latar belakang yang berbeda, dimulai dari pegawai kafe dengan seorang anak perempuan; pasangan suami istri yang hampir bercerai; seorang pria yang ingin memanfaatkan waktu 'pembersihan' untuk membalaskan dendam anaknya. Dalam keadaan terjepit membuat mereka harus berjuang bersama untuk mempertahankan hidup. Slasher yang tidak terlalu slasher. Menampilkan beberapa mayat namun tidak terlalu vulgar dengan ceceran darah.

Beberepa yang saya amati adalah:
  1. Sebagian besar 'purge' mengenakan topeng berwarna putih bahkan salah satu dari mereka memiliki tulisan 'God' pada dahi mereka.
  2. Beberapa geng berkulit hitam, kaum miskin digambaran berkulit hitam.
  3. Pemeran utama (penyelamat) berkulit putih, tangguh.
  4. Berandalan kota; orang berkulit hitam yang membutuhkan uang sehingga rela mengorbankan teman/ kaumnya.
  5. Salah satu bukti bahwa uang bisa membeli segalanya, nyawa seseorang sekalipun.
  6. Pembela kaum miskin, dan yang menentang pembersihan, lagi-lagi orang berkulit hitam.
  7. Orang kaya dan investor pembeli berkulit putih, belum saya lihat orang berkulit hitam yang menjadi investor.
  8. Dalam kasus ini, dua orang berkulit hitam dijadikan poin utama, sangat penting, dan seringkali digambarkan bahwa mereka penting. Namun hingga akhir saya tidak menemukan mengapa mereka sangat diincar, ataupun mereka sangat diinginkan untuk mati.
  9. Mendekati akhir cerita digambarkan dengan jelas bagaimana pemeran utama memiliki dendam yang amat sangat untukmembalaskan dendam anaknya.
  10. Memiliki akhir cerita yang tidak terduga! 
Cerita yang sangat menarik apabila melihat dari ide cerita yang disodorkan.
Bukan mustahil diilhami dari keadaan yang memaksa manusia berambisi yang ingin mengubah dengan dunia ini hanya dengan cara melakukan 'pembersihan'. Ide ini muncul dari beberapa pemikiran yang mengganggap bahwa hal apapun sudah tidak dapat dilakukan untuk membenahi dunia ini.
Ohya, film ini merupakan sequel dari The Purge (2013).
Sekian yang dapat saya berikan untuk film ini. Kalau mau referensiin film boleh loh! Kritik dan saran juga ditunggu. Maaciw :3



Sumber gambar: Cover The Purge

Dracula [untold] (2014)


Bener-bener tidak ada niatan untuk menonton. Tapi nonton,, terus di bioskop mahal wkwk. Langsung aja kali ya daripada aku curhat :(

|Judul: The Dracula (untold)
|Sutradara: Gary Shore
|Tanggal Rilis: 10 Oktober 2014 - United States
|Durasi: 92 menit


Berawal dari perang kerajaan.
Diawali dengan kejamnya bangsa Turki yang mendidik ribuan anak laki-laki untuk menjadikan mereka prajurit sadis dan bengis. Hingga munculah anak yang sangat kuat, dan ditakuti bernama Vlad. Dia dianggap sebagai monster, seorang penyula dari Transylvania-saya agak lupa nama kerajaan mereka.


Pada akhirnya, Vlad membuat kerjaannya sendiri dan memimpinnya dengan damai, walaupun harus memberikan upeti kepada Turki.
Namun pada suatu hari, raja Turki, sultan Mehmed II meminta Vlad mengirimkan seribu anak laki-laki untuk menjadi prajurit Turki, Vlad berusaha untuk melindungi kerajaannya, dan dia mendatangi sebuah gua, untuk membuat perjanjian dengan iblis. 

Yang menarik untuk saya dalam film ini adalah:
  1. Background waktu yang bagus-- kerajaan. Menggambarkan kepada kita bahwa film dracula ini berasal dari sejarah tua, yang menjadi momok untuk manusia hingga saat ini, mitos lebih tepatnya.
  2. Kostum yang bagus. Untuk saya yang menggagumi kostum-kostum Eropa kerajaan, sungguh suguhan pakain yang menarik. Namun sebagian besar tokoh laki-laki, sehingga hanya sedikit gaun yang pergunakan.
  3. Animasi pengelihatan tokoh yang dianggap dracula buruk. Membuat kita bingung untuk bebrapa saat, animasi apakah tersebut. Ternyata, animasi tersebut adalah seolah-olah pengelihatan infrared.
  4. Hal lucu ataupun unik yang saya amati selanjutnya adalah masalah bathup. Bathup berada dikamar. Mungkin selanjutnya saya akan mencari tahu menggapa mereka menaruh bathup di kamar.
  5. Kalau tidak salah, pada awalnya kerajaan Vlad bernama Transylvania-sekali lagi saya agak lupa nama kerajaan mereka. Namun pada akhirnya Vlad memproklamasikan bahwa nama kerajaan mereka adalah Dracula.
  6. Saya baru paham bahwa untuk menjadi dracula, dracula awal harus memberikan darahnya untuk diminum orang lain, sehingga orang lain tersebut menjadi dracula juga. Nah, apabila dracula tadi menggigit dan menghisap darah korban, maka korban akan menjadi mayat, atau tidak menjadi dracula.
Untuk saat ini berikut review yang dapat saya berikan. Saya sangat senang sekali apabila teman-teman ada yang mau berbagi ide, sejarah, maupun review untuk The Dracula (untold) kali ini. Terimakasih :3


Sumber gambar: Cover Dracula (untold) | Penyulaan